Pria Ini Serahkan Diri Merasa Bersalah Menyerang Pensiunan Tak Berdaya Ini

Wednesday, February 25, 2015

Pria Ini Serahkan Diri Merasa Bersalah Menyerang Pensiunan Tak Berdaya Ini

www.ArtikeList.com - Berita Dunia. Alan Barnes

Seorang pria telah menyerahkan diri mengakui kesalahannya karena menyerang seorang pensiunan tua tak berdaya berusia 67 tahun, Alan Barnes. Kejadian tersebut terjadi di daerah Gateshead, kota Tyne and Ware di timur laut Inggris.

Pria Ini Serahkan Diri Merasa Bersalah Menyerang Pensiunan Tak Berdaya Ini

Alan Barnes lahir dengan kondisi cacat dan gangguan pada bagian penglihatan sebelah kirinya dan juga gangguan pertumbuhan, ia memiliki tinggi badan sekitar 137cm dan berat badan sekitar 38kg. Ibunya divonis menderita penyakit Rubella ketika mengandung dirinya, sehingga Alan lahir cacat.

Pada hari Minggu malam, 25 Januari 2015 yang lalu, Alan Barnes diserang oleh seorang pemuda yang bermaksud untuk merampoknya. Pada saat itu Alan hendak membuang sampah ke luar rumah dan tiba-tiba saja seorang pemuda datang menghampirinya.

Pemuda tersebut mengancam Alan untuk menyerahkan uangnya, namun Alan menjawab, "Saya tidak punya.", kemudian pemuda tersebut merogoh kantong Alan lalu mendorong Alan hingga jatuh ke tanah. Setelahnya malah Alan membantu pemuda tersebut dengan menunjukkan jalan keluar, dan ia melarikan diri seketika setelahnya.

Setelah kejadian tersebut Alan Barnes lantas berusaha untuk meminta bantuan ke tetangganya. Alan Barnes harus dibawa ke rumah sakit untuk mengobati cederanya setelah apa yang ia alami. Setelah diperiksa dokter, Alan Barnes diketahui menderita retak tulang leher bagian kanan.

Saat ini Alan Barnes memutuskan untuk pindah dan tinggal di rumah saudara perempuannya untuk sementara karena setelah kejadian tersebut, ia merasa sangat ketakutan untuk kembali ke rumahnya.

Adalah Richard Gatiss namanya, ia berusia 25 tahun dan berasal dari Gateshead. Ia merasa sangat bersalah setelah ia melakukan perbuatan tersebut, lalu ia menyerahkan diri ke kantor polisi setempat.

Richard Gatiss akan disidang di sidang Mahkota Newcastle pada hari ini 24 Februari waktu setempat. Pengacaranya Jamie Adams mengatakan bahwa klien-nya menolak penuntutan bahwa penyerangan yang terjadi dikarenakan adanya dendam atau permusuhan terhadap Alan Barnes.

Pengacara Richard Gatiss tersebut juga mengatakan, "Ia meminta saya untuk mengatakan bahwa pada saat ini ia merasa shock, ketakutan dan sangat malu sekali terhadap apa yang telah ia perbuat."

"Ia masih belum berhenti memikirkan tentang Alan Barnes sejak perbuatannya yang mengerikan tersebut."

"Ia sadar bahwa ia akan menjadi sorotan publik dan semua orang tidak hanya akan menatapnya dengan biasa tapi juga akan menyoroti dirinya dengan tatapan yang membelalak."

=
Share on :