Inilah Akibat Terlalu Lama Berada di Ruangan AC

Thursday, February 12, 2015


Inilah Akibat Terlalu Lama Berada di Ruangan AC

ArtikeList.com - Inilah Akibat Terlalu Lama Berada di Ruangan AC

Berada di ruangan AC atau ruangan berpendingin memang terasa lebih nyaman karena kita bisa merasakan udara yang lebih dingin dan sejuk apalagi bagi anda yang tinggal di lokasi tropis dengan cuaca yang cenderung panas seperti di Indonesia.

Namun berada di ruangan berpendingin ini dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan beberapa dampak negatif pada kesehatan kita. Sebenarnya kehidupan itu berjalan alami semuanya, tapi manusialah yang membuat segala sesuatunya menjadi tidak alami.

Inilah Akibat Terlalu Lama Berada di Ruangan AC

Seperti layaknya, manusia bernafas dan menghirup oksigen yang baik untuk tetap hidup. Persediaan oksigen yang cukup dalam tubuh manusia akan menjaga agar tubuh manusia itu tetap sehat, terutama tekanan darah, detak jantung, dan mempengaruhi hormon penting yang bekerja dalam tubuh seperti misalnya hormon serotonin yang mengatur mood pada manusia, apakah bahagia, marah, sedih, ataupun stress.

Dengan demikian, kekurangan oksigen sudah pastinya akan gampang memicu emosi ataupun stress pada manusia. Berada di dalam ruangan AC akan membuat kita lebih mudah merasakan kelelahan karena kurangnya menghirup oksigen segar, selain kelelahan yang ditimbulkan oleh kurangnya oksigen di dalam ruangan, penggunaan pada produk pewangi ruangan gantungan yang biasa kita pakai juga dapat menyebabkan beberapa akibat yang serupa.

Pewangi ruangan gantungan menyebabkan kita menjadi susah bernafas, gampang lelah, hormon tidak seimbang, dan juga masalah kehamilan dan janin. Itu diakibatkan oleh zat-zat kimia yang terdapat pada pewangi ruangan gantungan tersebut seperti para-dichlorobenzene, phthalates, dan formaldehida(zat dasar formalin).

Ruangan berpendingin udara atau ber-AC yang menggunakan pewangi udara memang terasa sejuk dan nyaman dengan aroma yang wangi. Namun secara tidak sadar ini menjadi sebuah penyebab utama dari manusia mendapatkan penyakit. Ruangan ber-AC yang menggunakan pewangi ruangan gantungan akan mengacam kesehatan bayi yang berada dalam kandungan ibu hamil, dan beresiko menyebabkan cacat pada bayi yang lahir.

Pada zaman sekarang ini, manusia seperti sudah kehilangan sentuhannya dengan alam dan hidup bekerja dalam ruang rangka beton yang dipasangi AC(Air conditioner) untuk mengatur suhu udara agar tetap terasa dingin dan sejuk.

Pada faktanya, kaum pekerja urban seharinya menghabiskan sedikitnya 9 jam berada di dalam kantor yang berpendingin AC, lalu setelah pulang dari kantor, mereka tidur dan istirahat lagi dalam kamar ber-AC dan menghabiskan waktu sekitar 8-9 jam juga di dalam kamar tidur. Dari sini bisa kita ambil kesimpulan, dalam seharinya mereka berada pada ruang berpendingin/ber-AC selama kurang lebih 18 jam.

Apa yang bisa anda bayangkan dengan manusia yang hidup berada dalam ruang berpendingin AC selama 18 jam. Kira-kira apa saja dampak negatif pada kesehatan yang akan mereka alami pastinya.

Yang pertama sekali pastinya mereka akan mengalami beberapa masalah kesehatan berikut ini seperti flu dan batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, penyakit ginjal, syaraf, dan penyakit lain yang diakibatkan oleh virus menular lewat udara.

Lalu berbagai resiko kesehatan tambahan lagi apabila AC-nya digantungi pewangi ruangan, sama seperti apa yang dijelaskan sebelumnya di paragraf atas pada laman artikel ini.

Sekarang ini, pendingin udara jarang yang dilengkapi dengan pelembab udara atau yang dikenal dengan istilah humidifier. Karena saluran nafas manusia seperti misalnya sinus dan tenggorokan membutuhkan kelembaban pada membrannya agar sistem kekebalannya bisa terjaga.

Selain saluran pernafasan, udara lembab juga membantu sistem kekebalan tubuh manusia bekerja lebih baik melawan virus, bakteri, dan lainnya. AC atau pendingin udara dalam prosesnya mendinginkan udara menggunakan proses evaporasi(penguapan), dan itulah sebabnya orang yang berada pada ruangan berpendingin selalu merasa kering di bagian membran mukus dirinya seperti pada bagian mulut dan hidung.

Freon Pada Pendingin Udara

Selain itu penggunaan pada AC semakin meningkat jumlahnya, dan kita tahu AC terdapat senyawa kimia yang digunakan untuk mendinginkan udara, yaitu Freon.

Pada penggunaannya dalam skala kecil freon memang tidak begitu berbahaya bagi manusia, nama pada skala yang lebih besar dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur.

Dan kita tahu sekali bahwa freon itu dapat merusak lapisan ozon, sehingga akan berakibat buruk pada kehidupan manusia apabila lapisan ozon rusak apabila terjadi kebocoran freon tersebut.

Dampak Terhadap Kulit

Lama berada di ruangan AC juga menurunkan elastisitas kulit dan kadang menyebabkan gatal pada kulit, membuat kulit mengelupas perlahan, dan memicu penuaan pada kulit lebih cepat. Penyakit dermatitis dan eksim sering menjadi momok bagi mereka yang terlalu lama berada di ruangan AC, dan udara pada suhu yang rendah juga akan memicu pertumbuhan jamur yang berukuran mikroskopis yang biasanya tumbuh pada ventilasi dan penyaring udara AC.

Jamur dan Bakteri

Jamur dan bakteri tersebut beresiko terhirup manusia apabila AC di ruangan tersebut jarang dibersihkan. Sarannya, AC di dalam ruangan harus dibersihkan sesering mungkin minimal 1 bulan sekali atau baiknya 2 minggu sekali. Bagi kaum pekerja yang wajib berada dalam ruangan AC tersebut disarankan lebih sering minum air putih yang banyak dan sering buang air kecil untuk menjaga tubuh anda agar tetap terhidrasi dengan baik dan menjaga efektivitas ginjal.

Terlalu sering duduk pada ruangan bersuhu rendah yang dapat memicu pengkristalan pada cairan di ginjal yang nantinya akan menjadi batu ginjal. Dan dari itu makanya disarankan, sering-seringlah minum air putih sesering mungkin, dan jangan menahan pipis saat duduk pada ruangan ber-AC.

Tips dan Saran Bagi yang Sering Berada di Ruang AC

Bagi anda yang sering tidur di ruangan ber-AC, disarankan agar sering-sering membersihkan AC anda minimal 1 bulan sekali. Jemurlah bantal, guling, dan kasur, ataupun tempat tidur anda dengan disinari cahaya matahari. Ini gunanya untuk mencegah pembentukan jamur pada peralatan tidur anda di rumah, usahakan AC pada ruangan anda tidak secara langsung mengarah ke tempat anda tidur.

Selain itu pekerja di ruangan AC juga sangat dianjurkan sekali untuk sering-sering melakukan stretching(peregangan otot) dan jalan-jalan menuju ke tempat yang terbuka untuk menghirup udara segar dan terkena sinar matahari. Usahakan ruangan bekerja anda yang dipasangi AC itu, terdapat celah atau jendela ruangan yang bisa membuat ruangan anda bisa disinari oleh cahaya matahari.

Sediakan ember atau baskom berisi air yang ditempatkan pada ujung ruangan untuk membuat udara tetap terjaga kelembabannya saat AC dinyalakan, ganti airnya setiap hari. Atur suhu ruangan AC anda pada suhu 25 derajat celsius, ini berguna untuk menjaga kondisi tubuh anda supaya tidak kaget saat masuk ke ruangan anda setelah berada di lokasi berbeda yang panas di luar.

Bekerja pada ruangan yang terbuka selalu merupakan cara yang terbaik, karena selain kita terhindar dari resiko penyakit yang diakibatkan oleh pendingin ruangan tersebut, kita juga akan menjadi pribadi yang lebih sehat dan lebih fokus dalam bekerja, tapi tentu saja tempat bekerja dengan ruangan terbuka tersebut juga harus terhindar dari polusi udara perkotaan yang terbilang parah.


Dan demikianlah akibat terlalu lama beradan di ruangan AC, semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan anda. And stay healthy, lister! (bb)
Share on :