
Salah satu perusahaan teknologi di China menggunakan cara yang cukup unik untuk memotivasi para karyawannya yang bekerja sebagai programmer di perusahaan tersebut.
Wanita cantik, pria normal mana yang tidak tertarik. Para wanita cantik ini dipilih dan dipekerjakan salah satu perusahaan teknologi di China untuk tujuan memberikan lingkungan kerja yang lebih menyenangkan dan menarik.

Tentunya bukan asal cantik, tapi para wanita cantik ini harus memiliki talenta dan pengetahuan yang baik tentang bagaimana cara menghadapi pada pekerja yang kebanyakan boleh terbilang pemalu dan sedikit anti-sosial. Mereka diberikan arahan bagaimana agar dapat meningkatkan efisiensi para pekerja di perusahaan yang didominasi oleh pria.
Tugas para wanita cantik ini di tempat kerja ialah menemani para pekerja ini bercanda, membelikan sarapan untuk mereka, menemani mereka bermain ping-pong, dan juga mendiskusikan hal-hal yang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang kehidupan sosial menarik yang dapat memberikan ide masukan bagi para programmer ini untuk ide-ide barunya dalam profesi yang mereka geluti.

Para karyawan ini pada dasarnya sangat tidak percaya diri untuk bergaul di masyarakat, mereka hanya berkutat pada pekerjaan mereka saja. Hal ini dikhawatirkan pihak perusahaan akan membunuh sisi kreativitas para pekerja ini, apalagi perusahaan di China terutama perusahaan teknologi seperti ini didominasi oleh para pekerja pria, hal ini tentu akan menciptakan ruang lingkup yang sangat membosankan.

Namun kalau dipikirkan dari sisi yang lain, wanita cantik ini mungkin akan sedikit mengganggu untuk para pekerja ini. Bagaimana tidak, orang yang pemalu dan anti-sosial biasanya akan lebih leluasa dengan ruangnya sendiri, walau mereka hanya perlu sedikit adaptasi terhadap suasana kerja barunya
Tapi menurut harian China News, ide yang dilaksanakan ini telah dijalankan oleh banyak perusahaan di China dan menuai hasil yang positif untuk para karyawan mereka. Alhasil, efisiensi pekerjaan menjadi lebih baik dan motivasi para karyawan meningkat untuk bekerja.
Tapi sayangnya harian tersebut tidak menyebutkan berapa jumlah perusahaan di China yang telah menggunakan para wanita cantik untuk memotivasi para karyawannya. Dan mungkinkah apabila perusahaan yang didominasi oleh para pekerja wanita juga perlu untuk menggaji para pria tampan untuk memotivasi mereka?
Bayangkan kalau di Indonesia perusahaannya juga ikutan begini gimana ya? Mungkin start kerja jam 9 pagi tapi jam 7 udah pada tiba di kantor buat nungguin cewe cakepnya masuk kerja yak.. xD

