Ganja Diakui Membunuh Sel Kanker

Sunday, August 23, 2015

Ganja Diakui Membunuh Sel Kanker

Ternyata memang benar ganja dapat membunuh sel kanker pada tubuh manusia. Baru-baru saja ini, ganja diakui membunuh sel kanker oleh pemerintah Amerika Serikat. Mereka secara resmi mengkonfirmasi 100% kebenaran pernyataan tersebut.

Salah satu badan dari departemen kesehatan Amerika Serikat yang dinamai The National Cancer Institute telah mengkonfirmasikan bahwa dalam penelitian yang mereka lakukan terhadap seekor tikus di laboratorium mereka, cannabis(ganja) tersebut secara efektif membunuh keseluruhan sel kanker yang terdapat pada tikus percobaan yang mereka gunakan.

Memang tidak dipungkiri bahwa sudah banyak penelitian yang berhasil dilakukan pada tikus percobaan yang juga berhasil diaplikasikan untuk pengobatan manusia, seperti diabetes, penyakit hati, jantung, hipertensi, dan penyakit yang lain.

Dan kita tahu bahwa acap kali serangkaian penelitian pengobatan selalu menggunakan tikus sebagai media percobaan. Namun walaupun penelitian ini berhasil dilakukan pada tikus, tapi hingga saat ini para ilmuwan tersebut masih belum mencobanya pada manusia. Itu berarti mereka masih harus melakukan penelitian lebih lanjut lagi terhadap manusia.

Selain itu juga apabila penelitian ini terbukti 100% berhasil pada manusia, mereka masih harus melalui proses yang panjang untuk melihat penggunaan ganja ini dapat dilegalkan di Amerika Serikat seperti yang kita ketahui saat ini ganja masih terbilang ilegal di kebanyakan negara.

Namun dapat kita temukan dalam banyak kasus penderita kanker, mereka berhasil memerangi penyakit tersebut dengan menggunakan terapi cannabis. Banyak penderita kanker yang sudah sembuh dengan menggunakan terapi Cannabis tanpa melalui proses penggunaan legal. Itu makanya kabar ini masih tidak banyak diketahui, karena legalitas penggunaan ganja tersebut.

Penggunaan terapi cannabis tersebut dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Terapi cannabis yang paling populer yang diketahui saat ini ialah dengan meminum atau menyemprotkan minyak ganja ke bawah lidah, ada dua macam minyak ganja, Hash Oil dan Hemp Oil. Terapi cannabis dengan minyak ganja menggunakan Hash Oil, dimana Hemp Oil biasanya digunakan untuk keperluan memasak.

Hash Oil berasal dari tanaman ganja betina, sedangkan Hemp Oil merupakan ganja jantan. Selain minyak ganja, terapi cannabis juga dapat dilakukan dengan cara lain seperti misalnya meminumnya seperti minuman teh herbal, memakan kue yang dibuat dengan bahan yang dicampur dengan ganja, atau dengan cara yang sedikit disarankan yaitu merokoknya.

Walau demikian, masih banyak efek kesehatan yang terdapat pada tanaman tersebut seperti efek anti inflamasi(pain-killer), menghalangi pertumbuhan sel tumor, menghalangi perkembangan pembuluh darah yang mensuplai pertumbuhan tumor, aktivitas antivirus, dan juga menghilangkan kejang otot yang disebabkan oleh penyakit sclerosis.

Jadi, bagaimana dengan pemerintah Indonesia sendiri, apakah ganja akan dilegalkan di Indonesia apabila penggunaannya sudah terbukti seperti sekarang ini dapat mengobati kanker dan masalah kesehatan lainnya? Kita harapkan semoga kebijakan legalitas tersebut juga dapat diwujudkan bukan hanya di negara-negara berkembang lainnya saja, tapi juga di Indonesia.
Share on :