
Baru saja dilaporkan terjadi rentetan ledakan di sebuah pangkalan militer milik Amerika Serikat di pulau Sagamihara, Kanagawa, Jepang. Hingga saat ini masih belum diketahui apa yang menjadi penyebab ledakan tersebut.
Seperti yang kita ketahui belakangan ini baru saja terjadi ledakan di pabrik kimia di China yang menewaskan ratusan orang, kini kejadian tersebut seakan disambut kembali oleh kejadian ini di Jepang.
Ledakan yang terjadi ini hingga kini dilaporkan belum ada korban jiwa, puluhan mobil pemadam kebakaran secara cepat menuju ke lokasi kejadian dan pada saat ini mereka sedang memadamkan api dari ledakan tersebut dan mencegah agar api tersebut tidak menjalar ke bangunan yang lain.
Pangkalan militer ini juga merupakan sebuah gudang persenjataan milik Amerika Serikat yang dinamai Sagami General Depot. Amerika Serikat sendiri memiliki 662 pangkalan militer yang tersebar di 148 negara di dunia.
Kenapa Amerika Serikat memiliki begitu banyak pangkalan militer di dunia? Ini dikarenakan pada sekitar setengah abad yang lalu negara Rusia dan China berusaha memperluas wilayah kenegaraannya sehingga mengancam keamanan beberapa negara di dunia.
Hal tersebut lalu menghasilkan persetujuan bilateral yang memperbolehkan Amerika Serikat untuk membangun pangkalan militer di dalam batas wilayah negara yang bersangkutan tersebut. Amerika Serikat juga menyebutkan dalam perjanjian itu akan membantu melindungi keamanan negara yang bersangkutan dalam perjanjian bilateral tersebut.
Waktu berlalu dan konflik masa lampau sudah berlalu, namun hingga saat ini Amerika sendiri masih belum berkeinginan menarik pangkalan militernya dari negara-negara tersebut, walaupun pangkalan militer tersebut menghabiskan dana miliaran dollar untuk pemeliharaannya.
Warga Amerika sendiri juga pernah berunjuk rasa karena jumlah pembayaran atas pajak yang wajib mereka setor ke pemerintah atas alasan untuk mendukung dana pemeliharaan pangkalan militer Amerika Serikat di seluruh tempat di dunia.
Bukan hanya warga Amerika yang berunjuk rasa, warga Jepang di sekitar Okinawa pun sudah pernah melakukan aksi protes karena kuatir terhadap pasukan angkatan laut Amerika akan membahayakan penduduk sekitar. Pemerintah Jepang sendiri juga sudah tidak membutuhkan campur tangan militer dari pihak asing di negara mereka.
Kita tidak tahu propaganda apalagi yang dimainkan..

