Telat Masuk Sekolah, Ibu Anak Ini Diberikan Mobil

Wednesday, March 11, 2015

Telat Masuk Sekolah, Ibu Anak Ini Diberikan Mobil

www.ArtikeList.com - Berita Dunia

Siapa yang suka terlambat di sekolah? Adalah Hunter namanya, anak ini dihukum karena telat masuk sekolah di Sekolah Dasar Lincoln salah satu sekolah di Grant Pass, Oregon, Amerika. Ia dihukum dengan duduk di balik sebuah layar penghalang saat jam istirahat makan agar ia tidak dapat berinteraksi dengan teman-teman sekolahnya yang lain.

Namun siapa sangka, beritanya ini yang tersebar ke media sosial mengundang perhatian dari salah satu perusahaan pengembalian aset yakni Rapid Repo & Collections untuk mendonasikan sebuah minivan Chrysler tahun 2001 yang diservis kembali dengan biaya pemeliharaan sebesar $1400 untuk memastikan agar mobil yang didonasikan tersebut aman dan pantas untuk keluarga anak ini.

DJ lokal Bill Meyer, yang menjelaskan tentang permintaan tolong tersebut kepada ABC News mengatakan bahwa, "Keluarga ini tidak pernah meminta tolong sama sekali. Yang mereka inginkan hanyalah untuk merubah kebijakan sekolah tersebut. Kami melihat celah untuk melakukan sedikit sentuhan, lalu setiap orang yang mengetahui hal ini datang dengan waktu dan kebaikan mereka."


Ini adalah foto Laura Hoover bersama dengan Hunter cucunya.

Donasi ini terjadi dimulai dari awal wanita ini yang mengunggah kejadian terlambat sekolah cucunya tersebut ke situs media sosial facebook. Ia menjelaskan bahwa mobil putrinya ibu si Hunter terkadang tidak bisa dinyalakan dengan baik, sehingga cucunya terkadang terlambat beberapa menit untuk menghadiri sekolah.



"Kemarin Hunter terlambat 1 menit, dan inilah yang dilihat mamanya Hunter tentang hukuman yang ia dapatkan di sekolah karena terlambat 1 menit tersebut! Mereka sudah melakukan ini sebanyak enam kali untuk sesuatu yang diluar dari kendali anak kecil ini! Mereka merendahkan Hunter di depan murid-murid lainnya." jelas Laura di Facebook.



Terakhir, kepala sekolah tersebut yang mendengar berita ini dengan segera menemui para orang tua untuk berdiskusi dan menerima keluhan mereka, ia juga menyetujui untuk tidak lagi menggunakan cara tersebut sebagai hukuman terhadap murid-murid.

Bagaimana tidak, karena kejadian ini adalah hal yang berada di luar kendali daripada anak-anak ini. Mereka menjalankan jadwal sekolah dan persiapan sesuai dengan yang dipersiapkan oleh orang tuanya tiap hari, dan apalagi anak-anak ini masih berada pada tingkatan sekolah dasar, mereka masih anak-anak.

Namun bagaimanapun juga setelah dari kejadian ini tidak dipungkiri Hunter-lah yang mendapatkan tertawa paling akhir karena kebaikan dan perhatian dari publik datang menghampirinya.

=
Sumber Dailymail
Share on :