Jepang Peringati 4 Tahun Musibah Tsunami

Thursday, March 12, 2015

Jepang Peringati 4 Tahun Musibah Tsunami

www.ArtikeList.com - Berita Dunia, Jepang Memperingati 4 Tahun Musibah Tsunami

Tepatnya pada tanggal 11 Maret 2011 empat tahun silam tsunami dan gempa bumi melanda laut pasifik dari Tohoku, Jepang. Musibah tersebut merenggut nyawa dan orang hilang hampir 20 ribu jiwa yang terbentang antara 20 daerah administrasi.

Kemarin tepatnya pada tanggal 11 Maret 2015, para kerabat dan anggota keluarga dari para korban beserta seluruh rakyat Jepang dan juga seluruh anggota pemerintahan Jepang memperingati 4 tahun musibah tsunami ini berlalu.


Kaisar Akihito beserta permaisuri Michiko melakukan penghormatan kepada altar yang diperuntukkan terhadap para korban bencana tsunami 11 Maret 2011 pada sebuah acara upacara peringatan nasional di Tokyo, Jepang.




Tercatat sebanyak 1 juta lebih bangunan yang rusak, sebagian runtuh, dan juga rata dengan tanah. Jalanan, jalur kereta, dan bendungan banyak yang rusak parah. Selain itu, musibah tsunami ini juga memicu musibah lainnya seperti reaktor nuklir yang meledak dikarenakan arus listrik padam saat musibah terjadi, ini membuat sistem pendingin yang diperuntukkan pada gas hidrogen yang berada di luar bangunan penahan tersebut tidak bekerja.


Akibat dari insiden nuklir tersebut, penghuni yang bertempat tinggal di sekitar bangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi, harus dievakuasi sejauh radius 20 km dari distrik bangunan pembangkit listrik tersebut. Malah pemerintah Amerika Serikat menyarankan agar penduduk dievakuasi sejauh 80 km dari bangunan tersebut.










Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengatakan, ini merupakan musibah dan krisis paling parah yang mereka alami setelah krisis 65 tahun lalu saat Perang Dunia II berakhir. Sekitar 4,4 juta rumah di bagian tenggara Jepang dibiarkan tanpa adanya arus listrik dan sekitar 1,5 juta tanpa arus air yang mengalir ke rumahnya.

Kerugian materiil yang diderita dari musibah ini diperkirakan mencapai sekitar $34 juta USD atau sekitar 450 miliar rupiah. Musibah ini tercatat sebagai salah satu kejadian bencana alam dengan kerugian paling besar dalam sejarah dunia.

=
Share on :